4+ Resiko Usaha Siomay dan Solusi Suksesnya

Resiko Usaha Siomay dan Solusi Suksesnya – Siapa sih orang indonesia yang belum pernah makan atau bahkan mendengar makanan bernama Siomay ini, yang bisa dengan mudah ditemukan di warung, kafe, restoran atau bahkan di pedagang kaki lima.

Usaha somay bisa di bilang memiliki target pasar yang cukup luas karena makanan yang berasal dari bandung ini sangat populer di berbagai daerah. Oleh karena itu menjadikan orang – orang ingin mencoba memulai bisnis somay.

Perlu di ingat untuk memulai usaha selalu ada resiko yang harus di hadapi oleh para pengusah. Jika Anda ingin memulai membuka usaha ini alangkah baiknya untuk menyimak Resiko Usaha Somay untuk menjadi pertimbangan sebelum membuka dan siap berjualan.

Resiko Usaha Somay yang Akan di Hadapi

Penting untuk memahami resiko sebelum berjualan somay. Ada 3 opsi berjualan somay Anda bisa berjualan keliling, membuka Ruko sendiri, atau online delivery order. Yuk simak penjelasan dari Okeinvesting Berikut ini.

1. Persaingan yang Ketat

Resiko Usaha Somay pertama adalah persaingan ketat antara penjual kenapa demikian karena somay merupakan makanan daerah khas bandung dan sudah banyak orang yang mengetahui akan potensi usaha ini.

Maka tidak heran jika banyak yang membuka usaha somay. Apalagi orang yang asli bandung banyak tersebar di daerah di seluruh indonesia.

Solusi : Anda harus memiliki inovasi yang berbeda dari pedagang somay yang lain seperti selalu menjada rasa agar tetap enak, bumbu yang ciri khas karena somay kekuatannya ada di bumbu, pelayanan yang ramah kepada pembeli, dan selalu menjaga kebersihan.

Baca Juga :  8 Tips Usaha Jualan Jasuke dan Resikonya

2. Bahan Baku Somay

Bahan baku adalah poin utama dalam membuat somay apa lagi dengan kualitas yang bagus. Untuk sekarang dengan kenaikan harga BBM membuat naiknay bahan baku untuk membuat somay.

Misalnya kacang tanah atau daging ikan yang mulai merangkak naik. Anda jika ingin memulai usaha somay haru paham betul bagaimana untuk mengolah bahan agar tidak terbuang sia – sia.

Solusi : Perlu di perhatikan masalah keuangan modal dan pemasukan, karena jika bahan baku naik ini bisa berpengaruh dengan keuntungan. Jadi anda harus mengatur harga, atau porsi, dan jangan sampai membuang bahan baku walaupun sedikit.

Di usahakan untuk menggunakan bahan baku yang fresh karena ini sangat berpengaruh pada rasa anda.

3. Pelanggan Cepat Bosan

Yang perlu Anda pahami sebagai pengusaha kuliner somay adalah psikologi pelanggan. Mengapa demikian karena Somay bisa di katakan jajanan bukan makan pokok dengan menu yang tidak terlalu banyak.

Jadi orang tidak mungkin makan somay terus setiap hari tetapi jika somay buatan anda memiliki cita rasa yang berbeda maka pelanggan juga pasti akan balik lagi.

Solusi : Membuat inovasi menu, bentuk, dan mencoba membuat promo menarik untuk tujuan menarik para pelanggan yang belum mencoba somay buatan Anda. Jangan sia – siakan juga media sosial untuk melakukan promosi kepada teman atau saudara.

4. Sepi Pembeli

Setiap usaha pasti mengalami yang namanya sepi dari pembeli jadi ini merupakan resiko yang umum terjadi, bahkan hari ini ramai terkadang besok bisa sepi. Tetapi alangkah baiknya untuk selalu instropeksi dengan jualan Anda.

Perihal sepi pembeli ini meliputi banyak faktor di antaranya rasa yang kurang cocok bagi sebagian orang, tempat yang kurang strategis, tidak menyesuaikan harga somay dengan para penjual somay lainya,

Baca Juga :  5 Resiko Usaha Beras dan Persiapan Sebelum Memulai Usaha Beras

Solusi : Melakukan pengecekan dari berbagai hal di atas, dan selalu jangan lupa untuk berdoa karena Resiko Usaha Somay ini berkaitan dengan rizeki setiap orang berbeda.

Penutup

Peluang usaha bisnis di industri kuliner yang tidak pernah sepi pelanggan adalah dengan berjualan somay.

Hampir semua orang dari anak-anak hingga orang dewasa adalah penggemar Siomay. Anda tertarik dan siap menjadi pengusaha yang menerima Resiko Usaha Siomay ?.

Lakukanlah dengan niat dan jangan lupa untuk berdoa agar di berikan kemudahan dalam melakukan usaha.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semua. Okeinvesting mengucapkan terimakasih, sampai jumpa di artikel yang lain.

Rekomendasi artikel :